Testimoni Rekanan: Widya Destiny

Widya Destiny Solo Rekanan di ROU sejak 2018 1. Bagaimana pendapat Anda tentang bisnis ROU di Indonesia? 2. Apakah Anda mempercayai kami sebagai rekanan? 3. Bagaimana kontrak Anda dengan ROU Indonesia? 4. Apa pendapat Anda tentang website kami? Pesan pakaian batikmu di ROU! Pilih motif favoritmu, pilih model pakaian dan ukurannya.

Testimoni Rekanan: Ibu Yori Noor’aini

Ibu Yori Noor’aini Pekalongan Rekanan di ROU sejak 2018   1. Bagaimana pendapat Anda tentang bisnis ROU di Indonesia? 2. Apakah Anda mempercayai kami sebagai rekanan? 3. Bagaimana kontrak Anda dengan ROU Indonesia? 4. Apa pendapat Anda tentang website kami? Pesan pakaian batikmu di ROU! Pilih motif favoritmu, pilih model pakaian dan ukurannya.  

Burn Out, Teknik Membatik Terkini dari Pekalongan

Pecinta batik mungkin sudah tahu aneka teknik perbatikan.mhlai batik tulis, barik cap, sampai ke print lilin (malam) dan print warna/sablon. Lalu ada juga teknik jumputan atau tie dye, shibori, cabut warna, embos, hingga teknik batik dingin gutha tamarin. Dari Pekalongan, lahir teknik membatik terkini, burn out. Dikutip dari National Geographic, teknik batik burn out diperkenalkan…

Tenun Baduy Mulai Naik Pamor, Masyarakat Lebak Makin Makmur

Suku Baduy yang berada di Kabupaten Lebak, Banten memang amat memikat. Banyak orang ingin mengetahui soal cara hidup mereka yang ‘terasing’ dan jauh dari teknologi modern. Tak cuma cara hidup, tapi juga alat hidup, termasuk pakaian suku Baduy menarik perhatian para wisatawan. Salah satu yang digemari masyarakat luar Baduy adalah tenun khas Baduy. Sayangnya, kehidupan…

Sukatno, Kerajinan Bambu, dan Mimpinya Membangun Desa

Sukatno merupakan putera asli Trenggalek, Jawa Timur. Sejak kecil ia terbiasa melihat kerajinan bambu karena ia lahir dari pasangan pengrajin bambu. Orang tuanya dikenal sebagai pembuat topi caping yang biasa dipakai oleh petani. Desa Wonoanti, tempat Sukatno tumbuh dipenuhi oleh hutan bambu. Tak ayal banyak warga desanya yang menggantungkan hidup dari kerajinan bambu. Sampai ada…

Batik Kamoro, Dari Ukiran menjadi Motif Batik

Batik bukan hanya di Jawa, batik ada juga yang berasal dari daerah paling timur Indonesia, yaitu Papua.  Salah satu motif baru dari Papua adalah Batik Kamoro. Batik ini pertama kali muncul pada tahun 2011. Jimmy Hendrick Afaar, seorang pembatik asal Papua adalah pria yang pertama kali memperkenalkan Kamoro. Ia awalnya belajar membatik di Pekalongan, Jawa Tengah. Jimmy mengembangkan kemampuan…

Dimana Tempat Paling Tepat Menikmati Danau Toba? Baca Ini

Menikmati keindahan Danau Toba dari ketinggian memang akan terasa lebih memukau karena kita bisa melihat Danau Toba dengan sudut pandang yang lebih luas. Bila Anda ingin menikmati pesona Danau Toba dari ketinggian maka Anda bisa datang ke Menara Padang Tele yang berada di Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Menara Pandang Tele…

Berkenalan dengan Motif Batik TerbaruAsal Pelalawan

Kelompok perajin batik binaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berhasil melahirkan motif batik terbarunya. Komunitas yang bernama Rumah Batik Andalan ini bahkan telah melahirkan 5 motif sekaligus dan telah dipatenkan sebagai motif asli Pelalawan, Riau. Motif ciptaan Rumah Batik Andalan yang paling utama adalah motif Bono. Bono sendiri merupakan sebutan untuk gelombang air di sungai Kampar,…

Saat Motif untuk Rakyat Kecil Berlenggok di Atas Catwalk

Kain bermotif lurik lekat dengan kehidupan rakyat kecil. Kain lurik memiliki citra kesederhanaan, bahkan kadang juga dianggap pakaian orang miskin. Namun, Edward Hutabarat, seorang desainer kenamaan asal Indonesia mengubah citra itu. Ia justru merancang busana berbahan kain lurik. Tak tanggung-tanggung, rancangannya dipamerkan di Pelataran Ramayana, Hotel Kempinski, Jakarta. Baca juga: Tidak Selamanya Batik Oldskull, Ikuti…

Demi Batik Banyuwangi, Pria Ini Rela Rugi Ratusan Juta

Namanya Firman Sauqi. Tahun 1997 ia pernah bangkrut. Tak tanggung-tanggung, pria asli Banyuwangi, Jawa Timur ini kehilangan Rp 450 juta. Tapi ia tak menyerah. Firman merintis kembali bisnisnya dengan memproduksi batik pantai Bali untuk salah satu rekannya yang asal Italia. Sayang, rekannya itu tidak membayar batik pesanannya. Baca juga: Liburan ke Banyuwangi? Jangan Lupa Datang…