Ingat Indahnya Bermain Layang-Layang Saat Kecil? Kembalikan Kenangan Indah Itu di Sini

Permainan layang-layang, atau biasa disebut layangan amat lekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tumbuh di lingkungan pedesaan.

Begitu pindah ke koota besar, keberadaan layangan makin sedikit, bahkan bisa dibilang nihil. Padahal layang-layang selalu membawa kita bernostalgia pada kenangan-kenangan manis di masa kecil.

Baca juga:
Di Museum Ini Kamu Bisa Berfoto dengan Banyak Tokoh Nasional dan Dunia
Mau Belajar Membatik yang Murah? Ya di Sini Tempatnya

Walau tak bisa lagi bermain layangan, namun justru kita bisa belajar langsung membuat mainan ini. Tidak perlu jauh-jauh ke luar kota lantaran tempat belajarnya ada di bilangan Jakarta Selatan, tepatnya di Museum Layang-Layang

Museum yang berlokasi Jalan Haji Kamang no. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan ini telah lebih dari 10 tahun membuka kelas untuk belajar membuat layangan.

Hingga saat ini yang menjadi peserta kelas pembuatan layangan memang didominasi oleh anak-anak. Padahal, pihak pengelola museum sendiri bersedia memberikan materi pembuatan layangan untuk dewasa.

Materi di kelas dibagi menjadi dua. Untuk peserta balita dan siswa TK, layangan yang dibuat berbahan kertas sederhana. Pengelola sudah memberikan pola layangan di kertas itu, sehingga peserta tinggal memberi lem dan memasang tali.

Layang-layang di kelas untuk para balita ini tidak menggunakan bilah kayu. Tujuannya, mereka mengenal konsep layangan secara umum.

Sedangkan untuk peserta yang lebih dewasa, tantangannya lebih kompleks. Mereka diajarkan untuk membuat pola, memotong bilah kayu yang menjadi kerangka layangan. Tidak hanya itu, peserta juga harus menimbang berat kayu dengan benang hingga benar-benar presisi sebelum dirangkai menjadi layangan.

Tantangan tidak berhenti di situ saja. Peserta harus menghias karya mereka agar terlihat lebih menarik. Terakhir, layangan yang mereka buat harus mereka terbangkan sendiri.

Terasa sulit untuk menyelesaikan tantangan ini? Tidak perlu khawatir, sebab pengelola Museum Layang-Layang menyediakan mentor yang akan membimbing tiap peserta di tiap langkah pembuatan layangan.

Berapa harga yang harus dibayar untuk mengikuti kursus unik ini? Menurut laman resmi Museum Layang-Layang, peserta hanya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 15 ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *