Tambua Tansa, Kesenian Musik Tradisional Asal Minangkabau untuk Meriahkan Acara

Seni musik di Indonesia memang sangat beragam. Salah satunya yakni Tambua Tansa. Musik ini berasal Minangkabau, Sumatera Barat.

Seni Musik Tambua Tansa muncul dari alat musik gendang tradisional Minangkabau yangmerupakan tabung kayu berukuran besar. Dengan tinggi sekitar 40-50 cm, alat musik Tambua ini akan menghasilkan bunyi dengan cara dipukul.

Namun bunyi yang dihasilkan Tambua berbeda-beda tergantung dari ketebalan kayunya. Alat musik yang ditutup dengan kulit kambing dan drum head pada kedua sisinya ini kemudian akan dikencangkan dengan lilitan tali. Tali pada alat musik ini juga digunakan untuk  menggendong gendang ke badan pemainnya.

Baca juga:
Ayam Pop Khas Minang, Makanan Favorit Para Keturunan China di Bukuttinggi
Sintren, Tari Tradisional Beraroma Mistis

Kesenian Tambua Tansa awalnya bertujuan untuk mengumpulkan orang banyak dalam acara perkawinan, gotong royong, dan acara adat lainnya. Dengan bunyinya yang nyaring alat musik ini digunakan untuk memanggil warga desa untuk berkumpul.

Foto: dinaspariwisataagam.blogspot.co.id

Namun dewasa ini kesenian musik Tambua Tansa juga sering digunakan untuk menyambut tamu kehormatan, seperti para pejabat dan tokoh ternama tertentu. Bunyinya akan menghipnotis para penonton yang mendengarnya bergoyang.

Kesenian ini dimainkan oleh empat orang penabuh. Agar semakin ramai, seni Musik Tambua Tansa ini biasanya dimainkan dengan iringan alat musik lain seperti pupuik tanduak atau  sarunai, pupuik batang padi, dan talempong.

Riwayat perkembangan seni musik Minangkabau ini berawal dari daerah Batu Hampa Kecamatan Lubuk Basung. Dari sini, Tambua Tansa menyebar dan dikenal oleh masyarakat di Kecamatan Tanjung Raya dan juga masyarakat salingka Danau Maninjau.

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *